Lakukan perdagangan pada salah satu perusahaan yang paling banyak diperhatikan di dunia dan dapatkan bonus 100% dari nilai transaksi pertama Anda

Setelah bertahun-tahun menjadi perusahaan swasta yang paling banyak diperbincangkan di dunia, SpaceX secara resmi terdaftar di bursa Nasdaq pada Kamis, 12 Juni 2026 dengan kode saham SPCX, dengan harga $135 per saham. Dengan valuasi sekitar $1,75 triliun dan mengumpulkan dana sebesar $75 miliar, ini merupakan penawaran umum perdana (IPO) terbesar dalam sejarah pasar saham — dan mulai Senin ini, saham tersebut sudah dapat diperdagangkan di MetaTrader 5 melalui Fintrix Markets.
Simbol MT5: SPCX.US | Deskripsi: SpaceX
Untuk merayakan bergabungnya SpaceX dalam portofolio saham AS kami yang terus berkembang, kami memberikan bonus setara 100% dari nilai transaksi kepada setiap trader pada transaksi SpaceX pertama mereka.
Buka posisi pada SPCX.US antara tanggal 15–19 Juni 2026, dan kami akan menggandakan investasi awal Anda hingga USD $50.
*Syarat dan ketentuan berlaku. Lihat di bawah.
SpaceX memulai debutnya dengan antusiasme yang luar biasa — dilaporkan bahwa penawaran umum perdana (IPO) tersebut mengalami kelebihan permintaan lebih dari dua kali lipat, dan MSCI telah mengonfirmasi pencantuman cepat dalam Indeks Standar Globalnya, yang berarti pembelian struktural dari reksa dana indeks pasif diperkirakan akan terus berlanjut dalam beberapa pekan setelah pencatatan. Dengan laporan laba kuartalan pertama perusahaan sebagai perusahaan publik yang dijadwalkan sekitar November 2026, masih ada proses penentuan harga yang signifikan di masa mendatang.
Pendapatan SpaceX pada tahun 2025 mencapai $18,7 miliar — naik 33% dibandingkan tahun sebelumnya. Starlink sendiri menyumbang $11,4 miliar dari total tersebut dengan margin EBITDA sebesar 63%, menjadikannya salah satu bisnis satelit paling efisien dalam hal modal yang pernah ada. Perusahaan mencatatkan kerugian bersih sebesar $4,94 miliar untuk tahun tersebut, sebagian besar disebabkan oleh belanja modal yang besar untuk infrastruktur AI setelah merger dengan xAI pada Februari 2026. Merger tersebut membawa Grok, platform X, dan superkomputer Colossus — salah satu kluster pelatihan AI terbesar di dunia — ke bawah naungan SpaceX.
Terlepas dari apakah pasar memandang SPCX sebagai mesin penghasil uang Starlink, investasi infrastruktur AI di orbit, atau saham dengan nilai tambah Musk, perdebatan itu sendiri menciptakan iklim perdagangan. Faktor pemicu tidak akan langka — uji terbang Starship, tonggak perkembangan ekspansi Starlink, pengumuman laporan keuangan AI, serta ekosistem korporat Musk yang lebih luas akan terus membuat SPCX menjadi sorotan. Dan seperti yang diketahui setiap trader, di mana perhatian tertuju, volatilitas seringkali menyusul.
Hanya sedikit perusahaan yang berhasil menarik perhatian dunia seperti SpaceX.
Didirikan oleh Elon Musk pada tahun 2002 dengan tujuan ambisius untuk menurunkan biaya perjalanan antariksa dan pada akhirnya menjadikan umat manusia sebagai spesies multiplanet, SpaceX menghabiskan tahun-tahun awalnya dengan melakukan hal yang dianggap mustahil oleh kebanyakan orang. Setelah serangkaian peluncuran yang gagal yang hampir membuat perusahaan itu bangkrut, penerbangan Falcon 1 keempatnya pada tahun 2008 menjadi roket berbahan bakar cair yang didanai swasta pertama yang berhasil mencapai orbit — sebuah momen yang mengubah industri ini selamanya.
Yang terjadi selanjutnya adalah periode inovasi yang tak kenal henti. SpaceX menjadi pelopor teknologi roket yang dapat digunakan kembali dalam skala komersial, sebuah terobosan yang secara mendasar mengubah aspek ekonomi dalam mencapai orbit. Setiap booster Falcon 9 kini telah menyelesaikan lebih dari 30 penerbangan, dan dengan tingkat keberhasilan misi melebihi 99% dari lebih dari 600 peluncuran orbital, SpaceX menguasai sekitar 90% pasar peluncuran komersial global. Falcon Heavy miliknya tetap menjadi roket operasional terkuat di dunia.
Lalu ada Starlink. Apa yang awalnya hanya sebuah proyek sampingan untuk mendanai misi Mars kini telah menjadi aset komersial terpenting perusahaan — sebuah konstelasi lebih dari 7.500 satelit di orbit Bumi rendah yang menyediakan layanan internet broadband bagi lebih dari 10,3 juta pelanggan di 164 negara per kuartal pertama 2026. Mulai dari menghubungkan komunitas terpencil hingga menyediakan infrastruktur komunikasi di medan perang, Starlink telah menjadi sangat penting bagi jutaan orang dan pemerintah di seluruh dunia. Ini adalah satu-satunya segmen SpaceX yang saat ini menghasilkan laba operasional yang signifikan, dengan pendapatan operasional sebesar $4,4 miliar dan margin EBITDA sebesar 63% pada tahun 2025.
Lalu tibalah bab berikutnya. Pada Februari 2026, SpaceX menyelesaikan penggabungan dengan xAI — perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk — melalui kesepakatan yang sepenuhnya menggunakan saham senilai $250 miliar. Penggabungan ini membawa Grok, platform media sosial X, dan Colossus, salah satu superkomputer AI terbesar di dunia, ke bawah naungan SpaceX. Dalam satu langkah, SpaceX menjadi konglomerat teknologi terintegrasi vertikal yang beroperasi di persimpangan antara ruang angkasa, konektivitas, dan kecerdasan buatan — semuanya tercakup dalam satu kode saham yang diperdagangkan secara publik.
SPCX bukan sekadar saham. Ini adalah investasi pada masa depan internet, infrastruktur kecerdasan buatan, eksplorasi antariksa, serta salah satu pengusaha paling berpengaruh di era modern. Kini SPCX tersedia di MT5 — dan minggu ini, transaksi pertama Anda akan disertai bonus.
Perdagangkan SPCX sekarang*Syarat dan ketentuan berlaku.
Email: support@fintrixmarkets.com
Telepon: +357 22007860